Emil Dardak: tanpa pedagang car free day tidak akan ramai

22 Juni 2018 01:14 | dibaca 58 kali

Profit365Hari. Hadir di Car Free Day (CFD) Taman Bungkuk Surabaya, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan istri, Arumi Bachsin bikin heboh, Minggu (4/3). Pengunjung dan pedagang sekitar CFD menyerbu pasangan idola baru kaum milenial tersebut untuk berswafoto. Beberapa pedagang juga ada yang curhat.

Ini terjadi saat para pengunjung dan pedagang melihat Emil dan Arumi tengah berjalan-jalan dan berolahraga kecil di sekitar Taman Bungkul. Alhasil, kehadiran keduanyapun menjadi 'magnit' di arena CFD. Banyak warga yang minta foto bersama dan permintaan itupun disambut dengan senyum ramah oleh Bupati Trenggalek non-aktif dan istri.

Selanjutnya Emil dan Arumi menyempatkan diri menyambangi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dadakan di lokasi CFD Taman Bungkul. Bahkan, mereka sempat juga membeli makanan khas Suroboyoan: Semanggi. Keduanya cukup menikmati lezatnya Semanggi Suroboyo itu.

Emil lalu berbincang dengan para pedagang. Diapun dicurhati sejumlah pedagang yang mengeluh karena dilarang berjualan di atas trotoar meski hanya saat CFD saja. "Saya mewakili penjual di CFD, soal kami dilarang berjualan di trotoar padahal kami berjualan hanya beberapa jam setiap minggunya. Mungkin seminggu sekali hanya dua jam saja," keluh salah satu penjual di sekitaran CFD Taman Bungkul, Agnia.

Perempuan pemilik lapak dagangan mukena ini lalu membandingkan dengan beberapa tempat lainnya. Seperti di Pasar Keputran dan Pasar Kembang misalnya. Di dua tempat itu, para pedagang diperbolehkan menggelar lapaknya setiap hari. "Kita ingin meminta jalan tengahnya, ada solusi bagi kami untuk bisa mengais rejeki di CFD ini," pinta Agnia.

Menanggapi keluhan pedagang, Emil mengatakan, penataan daerah, tentunya menjadi kewenangan setiap pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah provinsi tentunya hanya dapat mendorong pertumbuhan UMKM bisa berkembang lebih baik.

"Secara pribadi saya yakin tanpa pedagang, CFD juga tidak akan rame dan saya yakin bila semuanya duduk bersama pasti akan menemukan jalan keluar dari permasalahan ini," papar Emil menjawab keluhan para pedagang di CFD.

Pedagang, lanjut dia, harus bisa memahami sikap pemerintah mengambil perspektif ini. "Dan sebaliknya, pemerintah daerah juga harus melakukan hal yang sama untuk menemukan jalan tengahnya," kata Emil di hadapan para pedagang yang mengangguk-anggukan kepala tanda setuju dengan pnedapat Emil.

Lebih jauh, Emil berpendapat, CFD memberikan kesempatan antara penjual dan pembeli bertemu. Pembeli di CFD yang tentunya tidak setiap hari digelar, untuk mencari barang yang tidak dijual di toko. "Atau bisa saja sesuatu barang yang unik yang dijual di CFD."

"Ini bisa juga menjadi kesempatan seseorang mengenalkan sesuatu yang baru, produk unik, promosi inovasi itu di sini. Ini suatu kesempatan anak-anak kampus, mahasiswa mendisplay apa yang baru.


Dikirim oleh: Anto, Medan, 85515372347 | Kunjungi Website
Kategori : Bisnis Online, Terdapat pada : bisnis online

Iklan Terkait